https://9c56587lu5u9ixh66dtcln4p9i.hop.clickbank.net/
loading...
y>

Jumat, 03 April 2020

Hand Sanitizer dan manfaatnya

Hidup Sehat Apakah Hand Sanitizer Buatan Sendiri Aman untuk Kulit? Prosedur pembuatan hand sanitizer sendiri di rumah, dianggap sangat rumit. Para ahli tidak merekomendasikan penggunaan hand sanitizer buatan sendiri, kecuali kalau terdesak. Kemunculan penyakit virus corona atau Covid-19 di berbagai penjuru dunia, membuat kebutuhan hand sanitizer meningkat. Alhasil, banyak toko-toko yang sudah kehabisan hand sanitizer karena diborong oleh banyak orang. Keadaan ini memaksa sebagian masyarakat untuk memproduksi hand sanitizer sendiri, walaupun mereka masih “asing” terhadap cara pembuatannya. Lantas, hal ini menimbulkan pertanyaan, “Apakah hand sanitizer buatan sendiri aman digunakan?”. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat hand sanitizer sendiri Hand sanitizer Alkohol, bahan penting pembuatan hand sanitizer Sebelum lebih jauh membahas mengenai keamanan menggunakan hand sanitizer buatan sendiri, Anda tentunya perlu tahu apa saja bahan-bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer. Melalui selebaran resmi, badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) memberikan panduan untuk menciptakan hand sanitizer, beserta bahan-bahan yang diperlukan. Di antara bahan-bahan itu, terdapat etanol, isopropil alkohol, hidrogen peroksida, gliserin, hingga air steril. WHO juga memberikan takaran yang tepat untuk setiap bahan-bahan tersebut. WHO pun merekomendasikan dua resep pembuatan hand sanitizer, baik dengan bahan etanol ataupun isopropil alkohol. Sebelum Anda mencoba membuat hand sanitizer sendiri, mari pahami dulu keamanan menggunakan bahan-bahan tersebut. 1. Etanol Etanol sebenarnya adalah jenis alkohol dengan formula kimia C ?H ?O. Etanol adalah bahan kimia umum yang sering dipakai untuk produk kosmetik dan kecantikan. Bahkan, banyak produk hand sanitizer yang menggunakan etanol karena dianggap bisa membunuh mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan jamur. Etanol sangat mudah terbakar, itulah sebabnya banyak ahli yang menyarankan untuk tidak menggunakan produk berbahan etanol di dekat api. Menurut The U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jika etanol terhirup oleh hidung, efek samping seperti batuk atau sakit kepala akan muncul. Namun, sebagaimana yang sudah dijelaskan oleh WHO, konsentrasi etanol yang digunakan untuk hand sanitizer harus tepat, yakni 96%. 2. Isopropil alkohol Sama seperti etanol, isopropil alkohol juga sering ditemukan dalam produk kosmetik dan kecantikan. Keberadaannya bisa menghambat infeksi bakteri di kulit. Tidak hanya itu, mengoleskan isopropil alkohol ke kulit disebut juga bisa meredakan nyeri otot. Meski begitu, isopropil alkohol memiliki beberapa efek samping yang mungkin bisa timbul pada sebagian orang. Efek samping itu meliputi munculnya ruam, sulit bernapas, pembengkakan bibir, lidah, hingga tenggorokan. Selain itu, efek samping dari penggunaan isopropil alkohol juga bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit. Dari resep yang diberikan WHO, konsentrasi isopropil alkohol harus mencapai 99,8%. 3. Gliserin Selain air dan pewangi, gliserin adalah bahan umum yang sering ditemukan dalam produk kosmetik. Tidak hanya itu, gliserin juga jadi bahan utama dalam pembuatan bahan pelembap dan losion. Menurut beberapa studi, gliserin memiliki manfaat untuk kulit, seperti menghidrasi bagian luar kulit, mencegah iritasi, hingga mempercepat proses penyembuhan luka. Jika bahan gliserin murni digunakan langsung ke kulit, maka iritasi bisa muncul. Itulah sebabnya para ahli menyarankan untuk mencampurkan gliserin dengan air, sebelum mengoleskannya ke kulit. Walaupun belum ada banyak laporan mengenai efek sampingnya, gliserin tetaplah produk alami yang berpotensi menimbulkan efek samping. Jika Anda mengalami gatal-gatal atau kulit merah, segera hentikan penggunaan produk berbahan gliserin dan kunjungi dokter. Menurut WHO, untuk membuat hand sanitizer yang efektif, dibutuhkan konsentrasi gliserin mencapai 98%. 4. Hidrogen peroksida Biasanya, hidrogen peroksida juga digunakan untuk menangani masalah kulit. Namun, hal ini hanya dilakukan oleh dokter. Selain itu, hidrogen peroksida juga dianggap tidak aman untuk digunakan pada kulit. Tapi, hidrogen peroksida bisa ditemukan di apotek dengan dosis yang kecil. Biasanya, hidrogen peroksida juga digunakan untuk mengobati luka bakar atau sayatan, hingga infeksi di kulit. Masalahnya, para ahli medis tidak lagi menggunakan hidrogen peroksida sebagai disinfektan. Sebab, hidrogen peroksida dipercaya bisa merusak sel sehat yang ada di sekitar luka. Namun, riset ini dibuktikan pada hewan uji, bukan pada manusia. Malahan, ada berbagai macam efek samping yang bisa muncul tidak hanya pada kulit, tapi organ dalam, seperti: Eksim Luka bakar Ruam Kemerahan pada kulit Gatal Iritasi Keracunan jika diminum Risiko kanker yang meningkat Kerusakan pada mata Kerusakan organ dalam Efek samping di atas dapat terjadi jika digunakan dalam takaran tinggi selama jangka waktu yang lama. Beberapa bahan pembuatan hand sanitizer di atas memang berdasarkan panduan yang diberikan oleh WHO. Tentu saja takarannya pun harus ditaati. Jadi, jika ada kekeliruan dalam takaran atau cara pembuatannya, bisa saja hand sanitizer buatan sendiri tidak efektif dalam membunuh virus corona. Virus coron Apakah kamu termasuk orang yang rentan terinfeksi virus corona? Ketahui jawabannya di sini. Apa saja komplikasi virus corona? Pahami penjelasannya ini. Ingin beli kebutuhan rumah di supermarket? Ketahui cara amannya supaya tidak tertular virus corona! Apakah hand sanitizer buatan sendiri aman digunakan? Hand sanitizer Membuat hand sanitizer sendiri sangatlah rumit Perlu diingat, seluruh bahan-bahan pembuatan hand sanitizer di atas, dimaksudkan untuk digunakan oleh para profesional. Namun dalam keadaan mendesak (seperti kehabisan produk hand sanitizer di toko), hand sanitizer buatan sendiri boleh saja digunakan. Meski begitu, beberapa risiko yang bisa muncul, jika takaran bahan dan cara pembuatannya salah, seperti: Kurang ampuh dalam membunuh bakteri, jamur, atau virus yang ada di tangan Iritasi kulit Munculnya luka bakar Paparan bahan kimia berbahaya yang terhirup lewat hidung Hand sanitizer buatan sendiri juga tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Sebab, mereka lebih rentan terhadap penggunaan hand sanitizer yang tidak tepat. Hasilnya, risiko yang muncul bisa lebih mengerikan. Selain itu, para ahli juga menegaskan, pembuatan hand sanitizer di rumah merupakan prosedur rumit yang berisiko berdampak pada hasil akhirnya. Itulah sebabnya, para peneliti sangat menyarankan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, ketimbang hand sanitizer buatan

Kamis, 02 April 2020

Manfaat buah buahan

MANFAAT DARI BERBAGAI MACAM BUAH-BUAHAN Manfaat dari Berbagai Macam Buah-Buahan Siapa yang tidak suka ketika kita mendengar tentang buah? Yah, hampir semua orang suka dengan yang namanya buah-buahan yang ada di sekitar kita. Tapi tidak banyak juga yang tau manfaat dari buah itu sendiri. Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat bagus untuk dikonsumsi, karena buah buahan memiliki kandungan gizi dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan, lebih baiknya mengkonsumsi buah buahan sebelum makan, agar terkonsumsi dengan baik. Buah buahan biasanya bisa kita temukan di pasar tradisional, pasar swalayan, tokoh buah, dan sebagainya. Berkut manfaat dari berbagai macam buah-buahan, berikut diantaranya, ada: 1). BUAH TOMAT Seperti yang telah kita ketahui buah tomat dapat dibuat jus. Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan). Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Tomat: Berikut kandungan yang ada di Buah Tomat: Tomat mengandung vitamin A, B1 dan C. Tomat dapat membantu membersihkan hati hati dan darah kita. Beberapa manfaat dari Buah Tomat: Buah tomat dapat mencegah beberapa macam penyakit,di antaranya: 1.Gusi berdarah, 2.Rabun senja, 3.Penggumpalan darah, Usus buntu, Kanker prostat dan kanker payudara. 2). BUAH PEPAYA Jus pepaya memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Berikut kandungan dan manfaat Buah Pepaya: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Pepaya: Pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A. Pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan. Pepaya dapat mebuat lancar saluran pencernaan makanan. Beberapa manfaat dari Buah Pepaya: 1.Dapat menyembuhkan luka. 2.Dapat menghilangkan infeksi. 3.Dapat menghilangkan alergi 3). BUAH PISANG Daging buah pisang yang lembut melapisi dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat menjadi lapisan anti radang. Pisang sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah peradangan lambung atau usus. Karena daging buah pisang sangat lembut, dianjurkan untuk tidak dijadikan jus. Berikut kandungan dan manfaat Buah Pisang: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Pisang: Pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Pisang dapat membantu mengurangi asam lambung. Pisang bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh. Beberapa manfaat dari Buah Pisang: Buah pisang dapat menanggulangi atau mengobati beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, di antaranya: 1.Gangguan pada lambung. 2.Penyakit jantung dan stroke Stress 3.Menurunkan kadar koleterol dalam darah. 4). BUAH MANGGA Jus mangga dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit. Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Mangga: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Mangga: Mangga mengandung vitamin A, E dan C. Mangga dapat bertindak sebagai disinfektan. Mangga dapat membersihkan darah. Beberapa manfaat dari Buah Mangga: Buah mangga dapat menanggulangi atau mengobati beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, di antaranya: 1.Bau tubuh yang tidak enak. 2.Dapat menurunkan panas tubuh saat demam. 5). BUAH STRAWBERRY Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Strawberry: Berikut beberapa kandungan yang ada di Buah Strawberry: Strawberry mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C. Strawberry mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas. Beberapa manfaat dari Buah Strawberry: Buah strawberry mempunyai kegunaan atau fungsi untuk kesehatan, di antaranya: 1.Mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih. 2.Menjadi anti virus. 3.Menjadi anti kanker. 6). BUAH ALPUKAT Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalam buah alpukat tidak saja menjadi sumber energi yang melimpah yang dibutuhkan pada saat puasa, tapi juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi. Berikut kandungan dari Buah Alpukat: Berikut ini adalah beberapa kandungan beserta manfaatnya dari Buah Alpukat: Omega-9, mampu menurunkan kelebihan “kolesterol jahat” LDL secara efektif. Vitamin A dan Vitamin E, yang termasuk anti oksidan untuk mengatasi Kanker, anti keriput kulit dan awet muda. Vitamin B6 yang tergolong vit. B kompleks, penting untuk mengontrol fungsi sistem saraf. Kekurangan vit. B6 pada Ibu hamil trimester I sering menyebabkan rasa mual dan muntah-muntah hebat. Zat Besi dan Tembaga, dapat mengatasi kekurangan darah ( Hb rendah ). Mineral Magnesium dan Kalsium, dapat membantu menjada kesehatan Tulang. Mineral Kalium, dapat meredakan Tekanan Draah Tinggi, mengontrol debaran jantung dan menjaga Kesehatan Sistem saraf. Asam Folat, untuk pertumbuhan sel Otak Janin. Glutation, termasuk antioksidan yang dapat mengusir Kanker dan serangan Jantung. Beta-sitosterol, yang dapat menormalkan “kolesterol jahat” ( LDL, Low Density Lipoprotein ), Trigliseride dan Total Lemak darah. 7). BUAH KELENGKENG Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Kelengkeng: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Kelengkeng: Buah kelengkeng banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. Beberapa manfaat dari Buah Kelengkeng: Dapat meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu, buah kelengkeng juga akan mempercepat kesembuhan luka luar. Ingat, konsumsi buah kelengkeng secukupnya saja, kalau berlebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi. 8). BUAH JERUK Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza. Campuran sari jeruk nipis dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam. Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Jeruk: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Jeruk: Jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Jeruk mengandung antikanker bagi tubuh. Beberapa manfaat dari Buah Jeruk: Buah jeruk dapat mencegah,mengobati beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, di antaranya: 1.Mengobati sariawan. 2.Dapat menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak. 9). BUAH PEAR Mengkonsumsi buah Pear dapat membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis. Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Pear: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Pear: Pear mengandung vitamin C dan provitamin A. Pear mengandung anti oksidan yang baik untuk menjaga kesehatan. Beberapa menfaat dari Buah Pear: Buah pear dapat mencegah beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, di antaranya: 1.Dapat menurunkan demam / panas tubuh. 2.Dapat mengencerkan dan menhilangkan dahak pada batuk berdahak. 10). BUAH JAMBU BIJI MERAH Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Jambu Biji Merah: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Jambu Biji Merah: Jambu merah mengandung vitamin C yang sangat banyak. Jambu merah mengandung zat antioxidan dan antikanker. Beberapa manfaat dari Buah Jambu Biji Merah: Buah jambu biji merah ini mempunyai kegunaan/fungsi untuk kesehatan, di antaranya: 1.Dapat menurunkan kadar kolesterol darah 2.Dapat mengobati infeksi. 3.Dapatmengobati sariawan. 4.Dapat memperlancar peredaran darah. 5.Dapat melancarkan saluran pencernaan. 11). BUAH SEMANGKA Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Selain buah semangka dapat dimakan langsung dengan cara membuang bijinya terlebih dahulu, buah semangka juga dapat dibuat jus. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari. Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Semangka: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Semangka: Semangka mengandung vitamin C dan provitamin A. Semangka dapat menjadi antialergi. Beberapa manfaat dari Buah Semangka: Buah semangka mempunyai kegunaan /fungsi untuk kesehatan, di antaranya: 1.Dapat menurunkan kadar kolesterol. 2.Dapat mencegah dan menahan serangan jantung. 12). BUAH MELON Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Melon: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Melon: Melon mengandung vitamin C dan provitamin A. Melon mengandung zat anti kanker dan anti oksidan. Beberapa manfaat dari Buah Melon: Buah melon mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya: 1.Dapat mencegah darah menggumpal. 2.Dapat melancarkan saluran pencernaan. 3.Dapat menurunkan kadar kolestrerol. 13). BUAH BELIMBING Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu. Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Belimbing: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Belimbing: Belimbing mengandung vitamin C dan provitamin A. Belimbing dapat membantu memperlancar pencernaan makanan. Beberapa manfaat dari Buah Belimbing: Buah belimbing mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya: 1.Dapat menurunkan tekanan darah. 2.Dapat menurunkan kadar / tingkat kolesterol dalam tubuh. 14). BUAH NANAS Enzim bromealin dalam nanas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan sehingga juga dapat menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gram nanas yang diiris-iris, 60 gram cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.Berikut kandungan dan manfaat dari Buah Nanas: Berikut ini adalah kandungan yang ada di Buah Nanas: Nanas mengandung vitamin B dan C. Nanas dapat mencegah terkena serangan jantung dan stroke / struk. Beberapa manfaat dari Buah Nanas: Buah nanas dapat mengobati beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, di anataranya: 1.Dapat menyembuhkan luka. 2.Dapat menyembuhkan infeksi pada saluran pencernaan. 15).buah Naga Di balik rasanya yang lezat, buah naga rupanya memiliki banyak manfaat kesehatan, karena kaya kandungan nutrisi. Buah naga mengandung riboflavin yang dapat membantu menjaga kesehatan mata, mencegah migrain, hingga menjaga kesehatan kulit dan rambut. Tak hanya itu, kandungan magnesium dalam buah naga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, kesehatan jantung, dan menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, masih ada empat manfaat buah naga untuk kesehatan tubuh: 1. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Buah naga kaya akan flavonoid dan antioksidan yang dapat membunuh radikal berbahaya dan membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Buah naga juga merupakan sumber vitamin C yang jauh lebih baik daripada wortel. Selain itu, kandungan vitamin B, kalsium, fosfor, niasin, dan serat dalam buah naga secara kolektif berkontribusi pada peningkatan fungsi kekebalan tubuh. 2. Membantu menurunkan risiko diabetes Buah naga adalah sumber kaya serat, yang membantu menjaga kadar gula darah normal. Selain itu juga mampu mengurangi stres oksidatif yang dianggap sebagai salah satu akar penyebab resistensi insulin pada diabetes tipe2. Satu studi menemukan, tikus yang obesitas ketika diberi makan buah naga, risiko diabetesnya menurun. 3. Meningkatkan fungsi jantung Sebuah studi khusus yang dilakukan pada hewan yang dilakukan dalam Journal of Pharmacognosy Research menemukan, konsumsi buah naga membantu mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Biji hitam yang ada di dalam buah juga memiliki asam lemak omega yang cukup untuk mengurangi trigliserida dan meningkatkan fungsi kardiovaskular. 4. Membantu mencegah kanker Menurut beberapa penelitian, buah naga adalah sumber kaya kandungan Lycopene, yang memiliki kemampuan untuk menurunkan risiko kanker prostat dan ovarium. Selain itu, radikal bebas juga dapat terbunuh oleh jumlah antioksidan yang banyak dalam buah ini, sehingga membantu mencegah kanker.